Rabu, 24 Mei 2017


News / Nasional

Ngabalin: Jokowi Mungkin Saja Korup dan Otoriter, Golkar Akan Jadi Penyeimbang

Sabtu, 23 Agustus 2014 | 10:31 WIB
KOMPAS.com/Indra Akuntono Wakil Ketua Balitbang DPP Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin, menegaskan bahwa partainya akan konsisten berada di luar pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Salah satu alasan memilih di luar pemerintahan adalah untuk menyeimbangkan dan mengawasi pemerintahan Jokowi-JK agar tak koruptif dan otoriter.

"Kekuasaan itu cenderung korup dan otoriter. Bukan tidak mungkin Jokowi-JK akan korup dan memerintah secara otoriter. Maka kita jadi penyeimbang untuk mengawasi itu," kata Ngabalin, di Cikini, Jakarta, Sabtu (23/8/2014).

Ngabalin menjelaskan bahwa keputusan Golkar berada di luar pemerintahan merupakan keputusan final yang diambil berdasarkan musyawarah pengurus partainya. Ia menganggap suara-suara dari dalam Golkar yang menginginkan hal sebaliknya merupakan suara kader Golkar yang tak siap berkomitmen berada di luar kekuasaan.

Menurut Ngabalin, keputusan Golkar ini akan berdampak positif bagi pembangunan Golkar untuk masa yang akan datang. Setidaknya, Golkar berhasil mempertahankan jati dirinya sebagai partai yang konsisten.

"Koalisi merah putih adalah kekuatan yang dibangun sebagai penyeimbang pemerintahan. Saya akan mengontrol kebijakan pemerintahan ini mudah-mudahan sampai lima tahun," ucapnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Indra Akuntono
Editor : Caroline Damanik