Kamis, 27 April 2017


News / Regional

Jokowi Ungkapkan Dirinya Masih Butuh Para Relawan

Sabtu, 23 Agustus 2014 | 13:31 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla menggelar jumpa pers di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Kamis (21/8/2014) malam, seusai putusan Mahkamah Konstitusi atas perselisihan hasil pemilu presiden dan wakil presiden dua jam sebelumnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan bahwa dirinya masih membutuhkan peran relawan untuk mengawasi berjalannya program-program dalam pemerintahannya. Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri acara "Halal Bihalal dan Jalin-Hati Sahabat dan Relawan Bravo 5" di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (23/8/2014).

"Kita bentuk silaturahim yang terus dilakukan relawan. Peran relawan nantinya di pengawasan pemerintah," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, relawan akan mengawal berjalannya program pemerintahan berikutnya secara terstruktur dalam lima tahun ke depan. Oleh karena itu, kata Jokowi, perlu adanya pengawasan dari relawan dan masyarakat agar program berjalan dengan konsisten.

"Lima tahun ke depan, relawan akan mempertahankan gerakan program yang kita lakukan. Program dari atas ke bawah ditangani, dilaksanakan, dan diawasi baik oleh masyarakat," ujarnya.

Anggota dewan penasihat Tim Transisi, Luhut Pandjaitan, mengatakan bahwa para relawan telah bekerja keras hingga membawa Jokowi sebagai presiden terpilih. Sekecil apa pun kontribusinya, imbuh Luhut, relawan masih akan membantu Jokowi-JK untuk memberi masukan untuk pemerintahan ke depan.

"Saya harap kita masih satu untuk mengawal ke depan dan 2019 masih bisa memenangkan Jokowi. Pemerintah berlanjut hingga lima tahun selanjutnya," kata Luhut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor : Caroline Damanik