Rabu, 29 Maret 2017


News / Regional

Jokowi Akan Datang ke Magelang, Gunung Tidar Ditutup

Kamis, 21 Juli 2016 | 10:49 WIB
TRIBUN NEWS / HERUDIN Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Kepolisian Daerah dan Kepala Kejaksaan Tinggi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/7/2016). Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengevaluasi lima hal yang tak bisa dipidanakan, seperti yang pernah disampaikannya beberapa waktu lalu, di antaranya kebijakan diskresi, tindakan administrasi pemerintahan aturan BPK soal kerugian, dan kerugian negara.

MAGELANG, KOMPAS.com - Gunung Tidar yang terletak di Kota Magelang, Jawa Tengah, akan ditutup untuk wisatawan maupun warga selama tiga hari, sejak 24-26 Juli 2016.

Penutupan tersebut menyusul rencana kedatangan Presiden Joko Widodo di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Selasa (26/7/2016).

Saat ini, Gunung Tidar telah menjadi objek wisata religi yang berbatasan langsung dengan komplek Akmil di sisi barat.

"Penutupan ini dilaksanakan untuk memastikan keamanan kunjungan presiden di Akmil," ujar Kepala UPT Gunung Tidar Kota Magelang, Widodo, Kamis (21/7/2016).

Menurut Widodo, aparat keamanan dari TNI dan Polri akan mensterilkan aktivitas di Gunung Tidar mulai 24 Juli 2016 sampai kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu mengakhiri kunjungannya.

”Kami siap menjalankannya, karena sudah ada instruksi langsung. Petugas jagawana pun hanya akan disiagakan di kawasan bawah gunung,” katanya.

Kapala Penerangan dan Humas Akademi Militer Letnan Kolonel Inf Asep Kusman menjelaskan bahwa Jokowi dijadwalkan akan mewisuda para taruna dari empat marta yakni, Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Akademi Kepolisian (Akpol).

Wisuda akan digelar di Lapangan Stadion Sapta Marga Akmil. Asep menyebutkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan Jokowi dan para tamu undangan. Mulai dari sektor pengamanan hingga penambahan fasilitas.

"Kami menyediakan eskalator dan lift menuju akses lantai dua dan tiga. Kemudian untuk pengamanannya di internal Akmil sudah siap,” katanya.

Sementara itu, lanjut Asep, tanggung jawab pengamanan di luar kompleks Akmil akan dilakukan oleh lembaga daerah seperti Kodim 0705/Magelang, Kodam IV/Diponegoro, maupun Porles Magelang Kota, Polres Magelang, dan Polda Jawa Tengah.

”Termasuk yang berada di Gunung Tidar nantinya, bukan dari Akmil, tapi besar kemungkinan dari lembaga daerah,” ungkap dia.

Akses jalan di sekitar Akmil juga akan dibatasi untuk, seperti di Jalan Gatot Soebroto Kota Magelang sebagian akan ditutup mulai dari pertigaan Pakelan (Jalan Magelang - Purworejo) hingga depan gapura Kampung Ganten atau depan Akmil.

”Hanya kendaraan berstiker khusus tamu undangan yang boleh masuk. Tapi itu tidak lama, akses akan dinormalkan kembali. Polisi sudah memetakannya kok,” tandasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Editor : Caroline Damanik